Cara Asik Menikmati Jajanan Kelas Berat

Wih.. Sudah cukup lama ternyata ya! tidak menggerakan jemari tangan diatas lembar kerja Blog. Dari awalnya di penghujung Agustus optimis bakal naik nih Rank Alexa, ternyata kenyataannya terbalik, Rank Alexa malah terjun akibat ditinggal selama dua bulan ini.  Dua bulan ini memang lagi ditugaskan ke luar kota, untuk mempelajari betapa kerasnya lingkungan proyek, hehe.  Zuper sibuk! bahkan untuk bermain game di weekend pun tak ada waktu (sok mendramatisir).  Dua bulan ini yarif berkelana ke kota hujan, Kota Bogor.  Bukan tepat di Kota Bogor nya sih, tapi atmosfirnya sebelas dua belaslah, sering mendung hingga hujan dikala sore hari.  Walau mendung, tapi harus tetap semangat dalam membagikan cerita soal Cara Asik Menikmati Jajanan Kelas Berat yang yarif sadari saat berada disini.


Di Bogor ini, ada banyak Jajanan Kelas Berat yang menggoda.  Yarif kategorikan kelas berat karena bisa menunda lapar bahkan menggantikan makan.  Selain Siomay dan Batagor yang telah melalang buana di berbagai penjuru tanah air dan telah diketahui oleh khalayak umum layaknya cerita revolusi dari sebuah warteg. Di Bogor ini hits dengan Jajanan Kelas Berat berupa Basreng dan Cimol. Basreng itu singkatan dari Bakso Goreng.  Sedangkan Cimol miriplah dengan pentol kalau diistilahkan ala orang Jawa Timur, namun ini tidak dikombinasikan dengan tahu, 100% bulat! Mungkin tidak asing bagi sobat, dengan kata Bakso Goreng.  Namun Basreng disini berukuran besar. Satu Bakso harganya dipatok dua ribuan.  Makanya yarif kategorikan dia ke Jajanan Kelas Berat.

Menikmati Basreng dan Cimol sih paling asik dengan metoda ikat ujung dan sobek ujung lainnya. Batagor dan Siomay pun tak kalah asyik jika dilakukan dengan metoda ini. Maksudnya yakni menikmati Basreng dan Cimol dengan metoda makan pentol ala Jawa Timur. Basreng dan Cimol disini kan disajikan dalam plastik dan dilengkapi tusuk bambu. Tinggal buang saja tuh bambunya, ikat ujung plastiknya dan sobek ujung lainnya!  Pasti deh nikmat karena bumbunya akan lebih mudah tersebar secara merata.  Lebih simpel juga sih dari pada menggunakan tusuk bambu.  Ya mungkin efek buruknya sih timbunan plastik di dalam perut bertambah.  Tanpa sadar, lubang di ujung plastik akan membesar sedikit demi sedikit, hehe.  Sekian dulu ceritanya, mungkin ada cara asik lainnya bisa dishare di kolom komentar.  Bye.. Bye..
Previous
Next Post »

3 komentar

Write komentar
Tira Soekardi
AUTHOR
15 Oktober 2016 02.29

basreng dan cimol, jajanan anak SD terkenalnya sih

Reply
avatar
sari widiarti
AUTHOR
1 Januari 2017 09.35

iya sih, aku juga gitu kalau makan, nggak pakai ditusuk, langsung makan lewat ujung plastik yang di sobek, bahaya ya kalau gitu -___-

Reply
avatar
Mugniar
AUTHOR
6 Januari 2017 21.37

Wih jajanan kelas berat. Ukurannya besar2, kan?

Reply
avatar